Kaulah Yang Aneh

download (2)

Oleh: Virgian.

Aku adalah Susan. sekarang aku berkuliah di salah satu universitas terkenal di dunia. Aku sekarang berumur 20 tahun. Aku hidup di sebuah rumah kecil dengan keluarga yang bahagia. Ayahku, Fred, Adalah seorang Dosen di Universitas ku, sedangkan ibuku, Maria, hanya seorang ibu rumah tangga. Kakakku, Almeira, adalah kakak sulungku. Wajahnya, yang tampan bak seorang pesepakbola, Cristiano Ronaldo Membuat dirinya banyak sekali dikagumi para kaum Hawa, Sedangkan aku, aku hanya berpenampilan layaknya perempuan-perempuan pada umumnya, sederhana.

Suatu hari, ayahku berangkat bekerja bersamaku. Dalam mobil pribadinya, ia menceritakan tentang hal-hal yang menarik ketika kuliah, dan hal yang cepat aku tanggapi adalah Mengenai Pacaran. Ya, Ayahku bilang, masa ini merupakan masa yang paling banyak digunakan untuk berpacaran di kelas atau lain sebagainya. “Ingat nak, sekali kali kau ingin pacaran, jangan pernah memalukan ayah, dengan tindakan mu yang konyol dalam berpacaran” Pesan ayahku sembari pergi ke kantor nya. tidak terasa, aku telah sampai di Tempat kuliahku saat ayah memberi pesan tersebut.

Aku pun langsung kekelas, dan membuka buku sosiologi, ya, karena ingin menjadi sosiolog terkenal di masa depan. belum sampai semenit aku membaca buku, tiba-tiba ada lelaki yang masuk kekelas dengan pakaian mencolok, Hitam, dengan dasi bunga di kerah bajunya. “Murid baru..” Ujarku dalam hati. Aku penasaran, lalu aku mendekatinya, tiba-tiba, ia menyahut, “Ya, aku murid baru disini, namaku Pablo.” Ujarnya dengan sigap. Bagaimana dia tahu pertanyaan ku ya? Belum di ucapin langsung disosor aja. “Ahh Pasti kebetulan aja tuh”Remehku dalam hati. “Pindahan dari mana? ” Tanyaku. “Tidak jauh dari sini kok, 4 blok dari sini”. Jawabnya singkat, namun jelas. ” Kok kamu bisa pindah, padahal jaraknya juga gak jauh dari tempat kuliahmu dulu?” Aku semakin penasaran. ” Kau Tidak Perlu tahu” Jawabnya dengan nada datar.
Dia langsung pergi meninggalkan dari kelas.

***

Lama-kelamaan, tingkah lakunya semakin aneh, mulai dari sikapnya yang pendiam, gaya bicaranya yang cool, dan suhu tubuhnya, Dingin. Hal itu tak pelak membuatku segera mencari cara untuk mengetahui tentang info dirinya. Aku menuju ke tempat kuliahnya yang lama, dan bertemu dengan seorang dosen disana, dan ia mengatakan bahwa, Pablo adalah siswa berprestasi disana, namun sikapnya yang aneh membuat siswa disana sering menghinanya dan akhirnya tanpa disengaja, ia dikeluarkan dari sekolah karena telah melukai teman nya sendiri dalam suatu perkelahian. Namun, anehnya, ia melukainya dengan Gigitan Di leher siswa itu.

Selepas mendapakan banyak informasi tentangnya, akupun langsung pulang kerumah. Tiba-tiba, ” Darimana saja kamu susan? Malam baru nyampe, pacaran kamu? “. Sergah ayahku. “Anu pak, saya tadi.. “. belum sempat aku menjelaskan, kakakku memotong, “Maklum lagi jatuh Cinta sama The Freak Student, Siapa lagi kalo bukan siswa baru itu.. ” Ujarnya panjang lebar. “Enak aja ngomong, jangan gitu dong kak, kalo gak tahu jangan ikut campur deh” Gerutuku. “Terus, ngapain kamu ke tempat kuliahnya yang lama, pake bawa fotonya segala!!” Tanyanya sambil senyum sinis. Akupun Memilih untuk tidak melanjutkan pembicaraan ini dan segera masuk ke kamar.

Keesokan harinya, aku ke kelas dengan wajah yang kusut, maklum bangun tidur, mandi 3 menit, berpakaian , sarapan dan pergi.. hahahaha jangan ditiru ya😉. Aku pun langsung duduk disamping Pablo dan tanpa basa-basi langsung bertanya, ” Pablo, maaf kalo sedikit kasar, tapi kamu dikeluarin dari sekolah gara-gara bertengkar ya?”. Tanyaku gugup. Dia bingung, menurutku dia begitu karena mengapa aku terlalu sibuk memikirkan dirinya, mencari tahu tentang infonya. Dia Pun Menjawab, “Kau Ini Aneh ya? Udah aku bilang, itu bukan urusanmu, kenapa gak kamu urusin aja diri kamu sana? pikirin orang tuamu tuh, bekerja susah payah, kok kamu sibuk dengan pekerjaan yang aneh kayak gini, dasar cewek aneh!!”Teriaknya. Merasa di Hina, Aku pun sontak berteriak,” Kaulah yang aneh, mengapa kau menyakiti orang lain dengan menggigitnya? apa kau Vampir? Jawab?” Dia tertunduk lesu, Astaga Apa yang kulakukan terhadapnya? apakah aku mebuka rahasia kelamnya?

Bersambung…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s